Akuisisi Batal atau Aksi Jual Mahal? Groupon Tolak Tawaran Google USD 6 Miliar
Written by Hari Wijayanto
Penolakan Groupon jelas menghentikan perjalanan Google sebagai pemimpin akuisisi dunia ICT untuk sementara waktu. Nilai akuisisi terbesar saat ini adalah USD 3,1 miliar, ketika Google mengakuisisi DoubleClick. Analis Sterling Market Intelligence (SMI) mengatakan, Google mungkin akan menaikan tawaran dari USD 6 miliar menjadi antara USD 7 miliar sampai dengan USD 8 miliar. Opsi lain adalah, Google mengakuisisi pesaing Groupon, yaitu LivingSocial, BuyWithMe atau Tippr.
Photo credit: Chicago Breaking Business
The Point adalah nama startup yang didirikan tahun 2007 setelah gagal kemudian berubah nama menjadi Groupon tahun 2008. Berawal dari sebuah startup yang "hidup segan mati tak mau", kini Groupon menjadi salah satu tech-star dalam kurun waktu 2 tahun. Dipimpin oleh Andrew Mason, CEO Groupon, keuangan perusahaan didukung oleh barisan investor antara lain Erick Lefkofsky, Brad Keywell, perusahaan venture capital (VC) seperti New Enterprise Associates, Accel Partners dan Digital Sky Technologies. Mereka telah melakukan investasi di Groupon dengan total lebih dari USD 170 juta. Saat ini penghasilan bisnis Groupon per tahun sebesar USD 500 juta. Penolakan tawaran akuisisi mengindikasikan manajemen Groupon memilih untuk melakukan aksi korporasi, yaitu penawaran perdana saham – initial public offering (IPO). Suatu sumber Groupon mengatakan bahwa IPO tidak akan dilakukan tahun 2011, seperti yang dilansir Chicago Breaking Business
Apa kabar startup lokal?
Indonesia memiliki startup mirip Groupon antara lain DealKeren, Disdus, Fanesia, AdaDiskon, OgahRugi dan lainnya. Fenomena Groupon dan berita-berita tentang rencana akuisisi dan IPO di dunia ICT sebaiknya menjadi studi kasus para founder startup lokal baik dari sisi model bisnis, teknologi maupun hubungan dengan dunia keuangan dan investasi untuk mengembangkan bisnis mereka.
Finance Indonesia people, dengan berita penolakan tawaran Google tersebut, apakah akuisisi terbesar sepanjang masa menjadi batal? Atau Groupon hanya "jual mahal" agar Google menaikan tawaran? Atau Groupon akan melakukan IPO di Wall Street?